Hallo Gaes ...
Jumpa lagi diblog aku
Nah blog aku kali ini mau membahas tentang penyakit yang sering kita
dengar,
Ayo tebak penyakit apa ?
Yap betul penyakit hipertensi. Pasti dari kalian ada yang belum tau apa
itu penyakit hipertensikan. biar kalian pada tau semua apa itu hipertensi dan
bagaimana sih penyakit hipertensi itu ? Yuk kita baca penjelasan berikut ini, semoga
bermanfaat.
Hipertensi
Hipertensi adalah nama lain untuk tekanan darah tinggi. Kondisi Ini
dapat menyebabkan komplikasi parah dan meningkatkan risiko penyakit jantung,
stroke, dan kematian. Tekanan darah adalah kekuatan yang diberikan oleh darah
ke dinding pembuluh darah. Tekanannya tergantung pada pekerjaan yang dilakukan
oleh jantung dan resistensi pembuluh darah.

Jenis-jenis hipertensi
Penyakit hipertensi terbagi
menjadi tiga berdasarkan tingkatannya, berikut penjelasannya :
1. Hipertensi grade I
Ketika tekanan darah sistole di
atas atau sama dengan 140 mmHg, dan tekanan darah diastole di atas atau sama
dengan 90 mmHg. Diagnosis hipertensi grade I apabila selama 2 kali pemeriksaan
berturut-turut dalam rentang waktu seminggu pasien menunjukkan tekanan darah
tersebut.
2. Hipertensi grade II
Ketika tekanan darah sistole di
atas atau sama dengan 160 mmHg, dan tekanan darah diastole di atas atau sama
dengan 100 mmHg pada satu kali pemeriksaan.
3. Krisis hipertensi
Ketika tekanan darah diastole di
atas atau sama dengan 180 mmHg dan tekanan darah diastole di atas atau sama
dengan 110 mmHg. Krisis hipertensi sendiri dibagi menjadi 2 :
-
Hipertensi
darurat (jika terdapat kegagalan organ vital)
-
Hipertensi
urgensi (jika belum terjadi kegagalan organ vital)
Faktor-faktor penyebab hipertensi
·
Hipertensi primer
Hipertensi primer juga disebut hipertensi esensial.
Faktor-faktor penyebab:
2.
Gen: Beberapa
orang secara genetik cenderung mengalami hipertensi. Ini mungkin dari mutasi
gen atau kelainan genetik yang diwarisi dari orang tua.
3.
Perubahan fisik:
Jika sesuatu dalam tubuh berubah, Anda mungkin mulai mengalami masalah di
seluruh tubuh. Tekanan darah tinggi mungkin menjadi salah satu masalah itu.
Misalnya, diperkirakan perubahan fungsi ginjal karena penuaan dapat mengganggu
keseimbangan garam dan cairan alami tubuh. Perubahan ini dapat menyebabkan
tekanan darah tubuh meningkat.
4.
Lingkungan: Seiring
waktu, gaya hidup yang tidak sehat seperti kurangnya aktivitas fisik dan pola
makan yang buruk dapat berdampak buruk pada tubuh Anda. Pilihan gaya hidup
dapat menyebabkan masalah berat badan. Kelebihan berat badan atau obesitas
dapat meningkatkan risiko hipertensi.
·
Hipertensi sekunder
Hipertensi sekunder sering terjadi dengan cepat dan
bisa menjadi lebih parah daripada hipertensi primer. Beberapa kondisi yang
dapat menyebabkan hipertensi sekunder meliputi:
1.
Sleep apnea
obstruktif
2.
Penyakit ginjal
3.
Cacat jantung
bawaan
4.
Masalah dengan
tiroid
5.
Efek samping obat
6.
Penggunaan
obat-obatan terlarang
7.
Penyalahgunaan
alkohol atau penggunaan kronis
8.
Masalah kelenjar
adrenal
9.
Tumor endokrin
tertentu
Ciri-ciri dan gejala hipertensi
Penderita hipertensi biasanya tidak menunjukkan
ciri apapun atau hanya mengalami gejala ringan. Namun secara umum, gejala
hipertensi adalah:
·
Sakit kepala
parah
·
Pusing
·
Penglihatan buram
·
Mual
·
Telinga
berdenging
·
Kebingungan
·
Detak jantung tak
teratur
·
Kelelahan
·
Nyeri dada
·
Sulit bernapas
·
Darah dalam urin
·
Sensasi berdetak
di dada, leher, atau telinga
Bagaimana pencegahan
hipertensi
Seseorang dapat meminimalisir terjadinya penyakit
tekanan darah tinggi dengan melakukan pencegahan dini. Di mana pencegahan ini
dapat dilakukan dengan menerapkan gaya hidup sehat dan menghindari faktor
risikonya. Berikut cara mencegah hipertensi yang harus dilakukan :
- Konsumsi makan-makanan yang sehat dan rendah lemak
- Lakukan diet sehat untuk yang memiliki berat badan berlebih
- Pertahankan berat badan ideal
- Hindari kebiasaan merokok
- Hilangkan kebiasaan suka minum-minuman beralkohol
- Lakukan aktivitas fisik yang cukup seperti rajin berolahraga, aktif bergerak, dan lainnya
- Hindari begadang dan kerja di malam hari
- Kendalikan faktor emosianal pada diri Anda
- Banyak makan buah dan sayur
- Batasi konsumsi garam
- Konsumsi makan-makanan yang sehat dan rendah lemak
- Lakukan diet sehat untuk yang memiliki berat badan berlebih
- Pertahankan berat badan ideal
- Hindari kebiasaan merokok
- Hilangkan kebiasaan suka minum-minuman beralkohol
- Lakukan aktivitas fisik yang cukup seperti rajin berolahraga, aktif bergerak, dan lainnya
- Hindari begadang dan kerja di malam hari
- Kendalikan faktor emosianal pada diri Anda
- Banyak makan buah dan sayur
- Batasi konsumsi garam
Terimakasih infonya..
BalasHapusTq infonya
BalasHapusterima kasih ya,,bermanfaat bgt ;)
BalasHapusSangat bermanfaat tq kak
BalasHapusSangad bermanfaad
BalasHapus